Kontroversi Peran Banci

Fikiran orang saat ini selalu saja pintar mencari bahan permasalahan yang sebenarnya tak perlu dipermasalahkan.
Peran banci di Indonesia, telah hadir jauh sebelum orang-orang yang memasalahkan itu hadir dimuka bumi ini. Lebih hebatnya lagi mereka mengatakan bahwa ini merusak moral Bangsa Indonesia.


Apakah mereka yang memasalahkan itu adalah benar Bangsa Indonesia? Coba tengok sebuah kesenian dari daerah Jawa Timur. Ludruk, adalah sebuah kesenian yang berbentuk drama yang berisikan tarian dan dialog. Dimana semua pemainnya adalah laki-laki. Apakah kesenian ini juga harus di hapuskan?

Beberapa tayangan televisi yang menampilkan tokoh banci hanyalah sebagai bukti contoh bahwa dimasyarakat kita keberadaan mereka itu real nyata. Maksudnya untuk pengetahuan pendidikan sebuah bangsa. jika ada anak yang melihat dan mengikuti ini bukan kesalahan murni pemerintah yang mengizinkan tayangan tersebut. Tapi dimana peran orang tua anak yang harusnya mampu menjelaskan mengenai tokoh banci tersebut.

Beberapa artis yang memerankan peran banci, tak semuanya di kehidupan pribadinya menjadi seperti tokoh yang di perankannya. Contoh Tessy, Dia memiliki keluarga dan memiliki anak. Apakah hal ini tidak menjadi pertimbangan?

Jika berbicara mengenai Agama, memang hal seperti ini dianggap adalah hal yang kurang pantas. Setiap agama tidak ada yang mengajarkan umatnya untuk memilih jalan menjadi seorang banci.

Ini adalah skenario kehidupan dimana banyak sisi yang saling berseberangan dan hal ini wajar. Tetapi untuk melarang hal tersebut tidakkah Anda fikirkan seorang artis hanyalah seorang yang berperan untuk menjadi tokoh untuk menghidupi keluarga dan dirinya.

Dalam Islam ada Hubungan dengan Allah Swt dan ada Hubungan dengan sesama manusia.

Crew3utama hanyalah manusia biasa yang melihat kepintaran beberapa orang yang terkesan terlalu membesar-besarkan masalah.

Coba anda tengok Televisi Pendidikan Indonesia yang menampilkan adegan perkosaan ataupun adegan kekerasan yang dibuat-buat pada beberapa sinetron religi. Apakah ini tidak menimbulkan masalah?
atau beberapa stasiun televisi swasta lain yang Menampilkan acara dangdut dengan goyangan yang berbau pornografi dan pornoaksi?
Apakah ini tidak mendapat respon negatif?

Banci dalam sebuah peran adalah hanyalah sebatas untuk humor semata dan jika Anda lebih arif lagi dapat juga dijadikan pendidikan anak bangsa untuk menjadi referensi bahwa ini adalah kehidupan dimana ada yang perlu dicontoh dan tidak untuk dicontoh!

Advertisements

4 comments on “Kontroversi Peran Banci

  1. yang perlu di ingat saat ini adalah janganlah kita saling menyalahkan, rumah produksi SALAH, stasiun tv SALAH demikian juga dengan kita ini juga SALAH, kalo kita tidak suka peran BANCI, sudahlah matikan TV dan ambil buku2 agama yang akan menambah ketebalan agama kita, ajak anak2 untuk belajar bersama…karena menurut ku sinetron kita saat ini belum ada yang bisa kita jadikan tauladan dalam menjalani kehidupan ini. semua hanya bercerita tentang REBUTAN harta, jabatan, perempuan bahkan laki-laki.

  2. aku dukung atas kebenaran dalam pembelaan atas banci ini,semua orang berpikir kalau banci adalah sesuatu pran yg di buat2 oleh seorang laki2,tapi itu tidak benar,seorang banci adalah rill adanya dalam kehidupan ini,karna banci merupakan sisi lain yg terbentuk dari hati sang banci itu sendiri.
    aku dalah seorang banci,memang pisikku seorang laki2 tapi hasratku adalah seorang wanita yg utuh,aku banci bukan karna aku pingin mencari hasrat sex dengan laki2,ataupun karna aku mau mencari matrial semata tapi aku banci memang karna dari dlm hatiku.
    banyak orang mencelah banci,tapi harus d ingat banci bahkan lebih pintar dari seseorang yg normal tapi suka mencelah banci.
    d indonesia banci sangat remehkan,padahal banci adalah manusia yg punya hati nurani yg tulus.

  3. saya setuju dengan post ini. Ada beberapa teman cwo saya, yg sehari2 memang lebih ‘gemulai’ dan bergaul dgn cwe2. Sedikit skali punya temen cwo. tapi saya akui, mereka sangat kreatif, jauh melebihi mereka yg cwo ‘sejati’ . saya acungi jempol karena mereka tidak tertahan oleh ledekan2 dan cemooh, tp malah melesat jauh dgn kemampuan dan kelebihan yg diberikan.

  4. Aku setuju.memang kita dilahirkan untuk memiliki kecenderungan.bagiku banci secara tingkah laku.tapi bukan berubah alat kelamin,pake baju perempuan dan berdandan ala perempuan.memang berat cobaan dan perjuangan banci tapi jangan menyerah sampai-sampai anda harus memiliki keinginan sebagai wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s